| Sumber Gambar: Google |
Kawanan begal kini semakin berkembang biak di Jalan Tritura, AH. Nasution dan Jalan Brigjend Katamso. Dimana akibat aksi begal yang terjadi, seorang warga terpaksa menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Mitra Sejati akibat luka serius pada tangan kanannya, akibat tebasan celurit pelaku begal.
Melansir dari laman Akurat, seorang warga Wakid (63), warga Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang itu mengalami patah tangan dan putus urat arteri setelah diserang oleh pelaku begal di kawasan Titi Kuning Medan pada Selasa (7/1/2020) sekira pukul 06.30 WIB.
"Pokoknya dari awal masuk, kita tangani, ada beberapa jahitan di tangan. Korban harus menjalani operasi karena urat arteri putus," ujar Humas Rumah Sakit Umum Mitra Sejati Medan, Erwin saat ditemui Rabu (8/1/2020).
Dikatakan Erwin, meski kondisi pendarahan pada tangan korban sudah dapat diatasi, namun korban masih harus menjalani perawatan atas luka yang dideritanya.
"Kalau sampai kapan, kita belum bisa pastikan, sebab dokter masih mengontrol lukanya. Untuk kondisi korban saat ini semakin membaik," beber Erwin.
Terkait maraknya aksi kejam begal yang terjadi di kawasan Titi Kuning Medan, Kapolsek Delitua Ajun Komisaris Polisi Julfikar mengatakan, bahwa pihaknya telah menerima laporan atas peristiwa yang dialami korban Wakid.
"Kejadian benar. Korban sudah membuat laporan," katanya.
Selain aksi begal yang dialami oleh Wakid, peristiwa begal sadis juga pernah terjadi sebelumnya di kawasan tersebut. Seperti aksi begal lainnya yang pernah terjadi di kawasan Titi Kuning, dan juga viral di media sosial.
Sumber: Akurat.co
Tidak ada komentar:
Posting Komentar