Rabu, 08 Januari 2020

Aksi Begal Kembali Memakan Korban

Image
Sumber Gambar: Wakid (63), korban begal, warga Dusun I, Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. | AKURAT.CO/Muhlis

Komplotan penjahat jalanan atau begal kembali memakan korban di Medan, Sumatera Utara. Dimana aksi tersebut telah terekam kamera pengintai.

Hal ini terlihat dari video yang viral di media sosial, terlihat ada seorang  pengendara sepeda motor yang tengah melintas di Jalan AH. Nasution, Medan. Lalu, tiba-tiba didekati oleh dua orang dan langsung menyerang korban secara brutal menggunakan senjata tajam clurit.

Melansir dari laman Akurat, korban diketahui bernama Wakid (63) warga Dusun I, Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Dan tentunya polisi akan mendalami kondisi korban yang saat ini bagian tangan kanan sedang diperban.

"Waktu itu saya mau berangkat kerja dari rumah, sekitar pukul 06.30 WIB. Tiba di Simpang Titi Kuning, saya langsung diapit kendaraan dan menyerang dengan clurit," kata Wakid saat ditemui di Rumah Sakit Mitra Sejati Medan, Rabu (8/1/2020).

Diceritakan Wakid, pada Selasa 7 Januari 2020 pagi itu, dirinya mengendarai sepeda motor yang telah dimodifikasi seperti trail. Sebelum tiba di Flay Over Titi Kuning, dirinya langsung mendapat penyerangan oleh dua orang. Secara cepat salah satu dari pelaku yang mengenakan helm langsung menebas tangan kanan korban.

"Ditebasnya langsung tangan saya. Jadi saat itu saya sudah tidak fokus ke kreta (sepeda motor), saya langsung menyelamatkan diri. Saat itu mereka langsung kabur dengan membawa sepeda motor saya," ujarnya.

Wakid mengatakan, setelah mendapat serangan pembacokan, dengan bercucuran darah, ia pun berusaha mencari pertolongan kepada warga sekitar. Hingga akhirnya korban dibawa ke Rumah Sakit Mitra Sejati.

"Ada ibu-ibu pas saya minta tolong panggilkan becak dia bikang gak tega lihat tangan saya berdarah. Tidak lama datang becak mesin dan saya dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Sementara itu Humas Rumah Sakit Umum Mitra Sejati, Erwin menjelaskan, korban tiba dengan kondisi terluka. Dan langsung mendapat perawatan intensif akibat luka serius yang dialaminya.

"Korban mengalami urat putus atau pembuluh darah arteri putus. Sudah dilakukan pemasangan penyanggah atau pen," kata Erwin.

Dijelaskan Erwin, saat tiba di Rumah Sakit kondisi lengan korban terus mengalami pendarahan, hingga dilakukan operasi untuk menghentikan.

"Kondisi korban saat ini semakin membaik dan masih dalam perawatan dokter," tuturnya.

Sumber: Akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar